Kamis, 21 Maret 2013

Membuat Objek Menggunakan Coreldraw


Ilmu Grafis Desain Belajar Ilmu Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool Corel untuk pemula dibuat praktis & komunikatif sehingga mudah dipahami dan diterapkan. Pada tutorial ini kita akan mempelajari apa saja yang bisa dilakukan dengan shape tool. Shape tool bisa bekerja jika ada shape atau kurva pada lembar kerja CorelDraw.

Cara Menggunakan Shape Tool

Langkah 1
Buat dokumen baru dan buat satu shape dasar yang ada pada coreldraw. Bisa lingkaran atau persegi. Saya akan contohkan lingkaran. Maka klik ellipse tool [ F7 ] dan buat lingkarannya. Jika pengaturan CorelDraw anda sudah berubah mungkin Anda perlu membaca tutorial pengaturan penting coreldraw agar tampilan sama dengan yang ada pada tutorial.
Langkah 2
Tekan shape tool [ F10 ] yang ada pada toolbox.
Langkah 3
Mode Shape
Seperti yang dijelaskan di atas, objek vektor yang ada pada corel ada 2 macam. Nah sekarang kita akan membahas pengolahan objek shape yang ada pada coreldraw. Ketika shape tool dipilih maka bisa Anda lihat propery bar tidak berubah, artinya masih sama property yang ada pada shape aktif / terpilih.
Klik tahan dan geser ke kiri atau ke kanan pada node / titik point yang ada pada shape lingkaran. Akan sangat memudahkan jika kita mengaktifkan snap to pada saat proses modifikasi lingkaran menjadi pie ini.
Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool
Notes :
Khusus pada shape lingkaran. Lingkaran akan berubah menjadi potongan kue pie tertutup jika pointer mouse Anda di dalam lingkaran. Lingkaran akan menjadi pie terbuka / arc jika pointer ouse Anda di luar lingkaran.
Mode Kurve
Klik kanan shape ( dalam tutorial



ini sebagai contoh adalah lingkaran) yang sudah dibuat kemudian pilh Convert to Curve [ CTRL+Q ]. Langkah ini membuat shape menjadi kurva sehingga bisa dimodifikasi menjadi layaknya garis tertutup / terbuka.
Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool
Pilih shape tool dan klik pada yang tidak ada node-nya, maka property bar berubah menjadi seperti gambar di bawah.
Tutorial CorelDraw Menggunakan Shape Tool
Fungsi Masing-Masing
  1. Add nodes
    Digunakan untuk menambah node pada saat memilih kurva yang tidak ada node-nya
  2. Delete nodes
    Menghapus node terpilih
  3. Join two nodes
    Menggabung dua node terpilih
  4. Break curve
    Membuka kurva yang tertutup / terbuka, akan tercipta dua node yang saling tak terikat
  5. Convert to line
    Mengubah garis kurva menjadi garis lurus pada objek kurva
  6. Convert to curve
    Mengubah garis lurus pada objek kurva menjadi garis kurva
  7. Cusp node
    Mengubah node menjadi pojokan, handle tidak saling mempengaruhi
  8. Smooth node
    Mengubah menjadi node lembut, lengan handle bisa berbeda panjangnya
  9. Symmetrical node
    Mengubah menjadi lembut dengan lengan handle sama panjang
  10. Reverse direction
    Mengubah ujung node pada garis / objek kurva menjadi pangkal dan sebaliknya
  11. Extend curve to close
    Menutup ujung dan pangkal / dua titik node terpilih berupa garis lurus
  12. Expand subpath
    Memisah objek kurva yang terdiri dari 2 garis atau lebih sehingga menjadi 2 objek kurva yang saling berdiri sendiri. Hampir sama dengan break apart.
  13. Close curve
    Menutup objek kurva terbuka dengan garis lurus, perbedaan dengan extend curve to close adalah kita tidak perlu memilih node mana yang harus ditutup.
  14. Stretch or scale nodes
    Mentransformasi node terpilih sehingga panjang garis pada node terpilih bisa memanjang atau memendek.
  15. Rotate or scew nodes
    Memutar atau memiringkan node terpilih yang akhirnya panjang garis node terpilih bisa memanjang atau memendek
  16. Align nodes
    Membuat 2 node atau lebih menjadi rata, baik kiri kanan atas bawah
  17. Reflect nodes horizontally
    Membuat efek mirror horisontal pada saat pengubahan lengan node pada dua objek kurva terpisah yang dipilih menggunakan shape tool. Cara mengaktifkan piliha shape tool, kemudian tekan SHIFT+Klik pada 2 node objek kurva mirip tapi terpisah.
  18. Reflect nodes vertically
    Membuat efek mirror vertikal pada saat pengubahan lengan node pada dua objek kurva terpisah yang dipilih menggunakan shape tool. Cara mengaktifkan piliha shape tool, kemudian tekan SHIFT+Klik pada 2 node objek kurva mirip tapi terpisah.
  19. Ellastic mode
    Tidak dijelaskan detail dan hasilnya pun kurang signifikan.
  20. Select all nodes
    Menyeleksi / memilih semua node dalam objek kurva aktif secara otomatis. Jika manual menggunakan shift atau menyoroti klik drag dan geser di atas semua node.
  21. Show / hide bounding box
    Toggle atau megaktifkan dan menonkatifkan kotak hitam segi empat yang mengelilingi objek pada saat curve tool (seperti bezier tool, freehand tool dll) dijalankan.
Notes :
1. Ingat kata terpilih adalah di klik atau shift klik (pemilihan 2 node lebih)
2. Objek kurva adalah satu kurva / lebih
3. Dalam objek kurva ada node, lengan ( yang ada pada kiri kanan node), garis lurus, garis kurva / berkelok / melengkung, node lembut, node lembut dengan lengan sama panjang, node dengan lengan yang tidak mempengaruhi lengan lainnya ( cusp / pojok / sudut ).
4. Dalam satu objek kurva terbuka bisa terdiri dari 2 garis yang saling terpisah atau lebih.
5. Dua objek kurva terbuka / dua garis yang simetris ( seperti objek mirror ) bisa dipilih seperti layaknya satu kesatuan / satu objek kurva terbuka untuk mengaktifkan Reflect nodes vertically dan Reflect nodes horizontally menggunakan shape tool > SHIFT+Klik node pada dua objek simetris tersebut.
6. Tutorial ini dibuat menggunakan CorelDraw versi X5 jadi mungkin ada beberapa tool yang tidak tersedia pada versi sebelumnya.

Sumber : Ahlidesain.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
;